Ramadhan Telah Berlalu, Ini Tanda Ibadahmu Sudah Benar Menurut Buya Yahya

- 18 April 2024, 15:45 WIB
Ramadhan telah lewat, Buya Yahya jelaskan tanda ibadah kita sudah benar.
Ramadhan telah lewat, Buya Yahya jelaskan tanda ibadah kita sudah benar. /Tangkapan Layar Kanal YouTube Al Bahjah TV/

LINGKARTANGERANG.COM  - Ramadhan telah berlalu satu pekan, bukan berarti segalanya sudah selesai.

Ramadhan elah berlalu, saatnya kita memberi motivasi kepada diri sendiri untuk dapat melakukan ibadah seperti saat berada di bulan mulia. Bertemu Idul Fitri bukan akhir segalanya.

Ramadhan telah berlalu, saatnya kita introspeksi diri, sudah benarkah ibadah kita sambil berharap bertemu lagi di tahun depan.

Sebagai salah satu tokoh agama Islam, Buya Yahya mengajak kita semua melakukan muhasabah saat Ramadhan telah lewat. Meskipun refleksi diri Buya Yahya dijelaskan secara umum, kita tetap bisa menghubungkannya dengan puasa dan ibadah lain yang sudah banyak dilakukan selama bulan berkah.

 Baca Juga: Ingin Tentukan Hari Pernikahan? Buya Yahya Sarankan 4 Langkah Ini

Tanda Ibadah Sudah Benar Menurut Buys Yahya

Menurut Buya Yahya, ibadah dan amalan yang dilakukan seorang muslimin hendaknya merupakan sebuah kebaikan. Sebuah tindakan yang melahirkan perubahan dalam diri.

"Kebaikan-kebaikan yang dilakukan seorang hamba, harus dirasakan ada perubahan dalam dirinya," ucap Buya Yahya sebagaimana dilansir LingkarTangerang.Com dari Kanal YouTube Buya Yahya, Senin 15 April 2024.

Kebaikan apa yang dimaksud? 

Buya Yahya pun menjelaskan, perbuatan baik itu adalah semua ibadah dan amalan yang dilakukan dengan tulus, bukan karena ingin dilihat orang lain atau pun ingin mendapat sesuatu. Dari sana kebaikan akan muncul dengan sendirinya dirasakan oleh pribadi muslim.

"Ibadah yang dilakukan seorang hamba dengan tulus, maka ia akan menerima kebaikan," terang Buya Yahya.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah di Cirebon itu pun menerangkan, sebuah perbuatan dosa yang tidak diiringi dengan penyesalan dan tobat akan menarik seseorang terus melakukannya. Bahkan, perbuatan yang dilarang oleh Allah lebih besar dan banyak.

Baca Juga: Hari Sial dan Baik untuk Nikah, Buya Yahya: Ilmu Perdukunan

Kita tentu sering mendengar bagaimana sebuah kebohongan harus ditutupi dengan banyak kebohongan lain. Pun ketika satu kali meninggalkan shalat, seseorang akan merasa terbiasa dan terus melakukannya. 

"Dosa jika tidak segera dipangkas dengan penyesalan dan tobat, maka dosa itu akan menarik orang melakukan dosa lebih jauh lagi," kata Buya Yahya.

Sebaliknya, kebaikan dalam hal ini ibadah akan menarik kita menjadi pribadi lebih baik dengan terus menambah kebaikan itu sendiri. Orang yang taat kepada Allah akan merasa candu untuk terus melakukannya lagi dan lagi.

Sebagai contoh, seseorang yang melakukan sedekah dan melihat orang lain gembira dengan apa yang dia berikan. Dia akan butuh untuk bersedekah lebih sering.

"Sedekah yang diterima Allah akan membuat dirinya ingin bersedekah lagi," pungkas Buya Yahya.

Baca Juga: Hari Sial dan Baik untuk Nikah, Bagaimana Menurut Islam? Ini Kata Buya Yahya

Kita dapat bermuhasabah hari ini, di mana Ramadhan telah berlalu, sudahkah semua ibadah pada bulan tersebut benar dan diterima Allah? ***

Editor: H Prastya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah