Berdzikir Harus Tutup Aurat Seperti Shalat? Ini Jawaban Buya Yahya

- 22 April 2024, 13:54 WIB
Ilustrasi Buya Yahya menjawab pertanyaan, apakah berdzikir harus menutup aurat?
Ilustrasi Buya Yahya menjawab pertanyaan, apakah berdzikir harus menutup aurat? /Sateesh Sankaran/

LINGKARTANGERANG.COM - Berdzikir merupakan salah satu amalan umat Islam yang disunnahkan Rasulullah SAW. Berdzikir atau mengingat nama Allah SWT, umumnya dengan bacaan-bacaan, seperti an Laailahaillallahu (tidak ada Tuhan kecuali Allah), Allahu Akbar (Allah Mahabesar), dan Subhanallahu.(Maha Suci Allah).

Keutamaan berdzikir banyak, antara lain mengingat Allah, meningkatkan iman, menenangkan hati, dan membahagiakan. Oleh karena itu, mengamalkannya sangat dianjurkan.

Berdzikir disunnahkan dalam kondisi apa pun, setelah shalat atau di luar itu. Namun, khusus untuk perempuan, apakah harus dalam kondisi menutup aurat? Harus juga kah dalam kondisi suci dari hadas? Buya Yahya memberikan jawaban.

Baca Juga: Ujian Datang, Ini 3 Maknanya Menurut Buya Yahya

Aturan Berdzikir Menurut Buya Yahya

Sebagaimana ibadah dan amalan lain dalam Islam, dzikir juga mempunyai adab dan aturan tertentu. Menurut berbagai sumber diketahui, aturan dasarnya adalah ikhlas, sungguh-sungguh, dapat dilakukan kapan saja, dan dengan bahasa lembut (tidak berteriak). Tidak ada aturan tempat, rukun, dan syarat wajib di dalam pengerjaannya. 

Tentang aurat saat berdzikir, Buya Yahya menjelaskan, ada tiga aurat dalam shalat, yaitu aurat yang dipandang orang, aurat nadar, dan aurat sitir (wajib ditutup). 

Berdasarkan hal itu, untuk membaca Al Quran dan berdzikir, selama tidak dilakukan dalam shalat, tidak harus menutup aurat sebagaimana melakukan kewajiban lima waktu tersebut.

"Tetapi kalau untuk membaca Al Quran, sekali pun trmasuk membaca dzikir dan sebagainya, selagi itu di luar shalat, Anda tidak wajib menutup aurat," kata Buya Yahya sebagaimana dilansir LingkarTangerang.Com dari Kanal YouTube Al Bahjah TV. Sabtu 20 April 2024.

Hanya saja, keutamaannya tetap lebih baik dibaca saat menutup aurat atau paling tidak menggunakan pakaian yang layak. Kalau Anda berdzikir di kantor, di tempat umum, di mana ada laki-laki yang dapat melihat, tentu saja harus menutup aurat.

Halaman:

Editor: H Prastya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah